Sejarah Peristiwa Pearl Harbor 1941

Sejarah Penyerangan Jepang Ke Pearl Harbor — Bicara soal sejarah perang dunia ini memang sangatlah menarik, karena selain dapat menambah pengetahuan, kita dapat mengenang pejuang pejuang perang yang berkorban demi negaranya. Pada hari Minggu, 7 Desember 1941 merupakan hari yang paling kelabu dalam sejarah berdirinya bangsa Amerika. Pada hari itu, secara tak terduga sebanyak 441 pesawat Jepang berhasil menerobos, dan kemudian membom basis kekuatan laut AS di wilayah Pearl Harbor, Pulau Oahu (Hawaii). Kekuatan angkatan laut Jepang meluncurkan serangan udara secara mendadak terhadap instansi militer Amerika Serikat tersebut. Dua gelombang pesawat, yang berkekuatan total 253 pesawat melakukan serangan terhadap pangkalan angkatan laut di Pearl Harbor, yang merupakan markas Armada Pasifik AS.

pearl harbor

Serangan Pearl Harbor merupakan kekalahan militer terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Akibat serangan tersebut, mengakibatkan sekitar 2.388 tentara AS dan warga sipil tewas, sementara 1.178 orang lainnya mengalami luka-luka. “Serangan udara di Pearl Harbor. Ini bukan latihan”. Kabar kilat dari Panglima Pasifik (CINCPAC) Amerika Serikat mengumumkan terjadinya serangan Jepang di Pearl Harbor. Pada serangan itu, Jepang berhasil menenggelamkan dan merusak 21 kapal Armada Pasifik Amerika Sarikat, termasuk diantaranya delapan kapal perang garis depan. Serangan Jepang ini termasuk faktor yang membuat Amerika Serikat terlibat dalamPerang Dunia II melawan Jepang beserta sekutu Axisnya, yaitu Jerman dan Italia. Jepang mencapai kemenangan besar atas Amerika Serikat dengan serangan Pearl Harbor ini, namun setelah itu Jepang dan sekutunya kalah pada tahun 1945.

Detik-detik Serangan

Tanggal 26 November 1941, armada Jepang yang berkekuatan cukup besar, terdiri dari enam kapal induk dan banyak lainnya bergerak untuk meninggalkan Teluk Hitokappu di Kepulauan Kuril. Armada yang dipimpin oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo tersebut berlayar menuju Pearl Harbor tanpa melakukan hubungan radio apapun atau yang disebut dengan radio silence. Mungkin operasi ini agar tidak bocor ke pihak Amerika Serikat. Pada pagi hari tanggal 7 Desember 1941, ratusan pesawat tempur, pengebom, dan pengebom-torpedo diluncurkan dari keenam kapal induk tersebut. Kemudian mengebom pangkalan militer Amerika Serikat di kepulauan Hawaii,hampir semua kapal terbang Amerika Serikat dimusnahkan, hanya sedikit yang selamat.

Dua belas kapal perang dan kapal lain ditenggelamkan atau kalau tidak tenggelam mengalami kerusakan yang parah, lalu 188 kapal terbang hancur oleh pasukan udara Jepang, dan yang terparah 2.403 tentara Amerika tewas. Kapal perang USS Arizona diledakkan dan tenggelam menyebabkan 1.100 orang tewas, hampir separuh dari tentara Amerika disana yang mati. Kapal induk Jepang yang terlibat dalam serangan tersebut yaitu: Akagi, Hiryu, Kaga, Shokaku, Soryu, Zuikaku. Semuanya jika dijumlahkan memiliki sejumlah 441 kapal terbang, pengebom-torpedo, pengebom penyelam dan lainnya. Dari semuanya, hanya 29 yang musnah dalam pertempuran. Kapal terbang menyerang dalam dua gelombang, dan Laksamana Madya Chuichi Nagumo memutuskan untuk membatalkan serangan yang ketiga. Serangan pertama yang terhadap Pearl Harbor adalah pada pukul 07:53 tanggal 7 Desember, Waktu Hawai.

Penyebab yang melatar belakangi serangan Pearl Harbor

Benih atau asal mula serangan Pearl Harbor dimulai pada tahun 1931 ketika Jepang menyerbu Manchuria, salah satu provinsi Cina. Invasi Manchuria adalah langkah pertama dalam ekspansi imperial Jepang, yang disusul dimulainya perang dengan skala besar terhadap Cina pada tahun 1937. Menanggapi invasi Jepang terhadap Cina, maka Amerika Serikat meningkatkan bantuan militer dan keuangan kepada Cina dan menghentikan ekspor minyak dan bahan mentah lainnya ke Jepang. Dan Embargo ini merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional Jepang.

Dengan begitu Jepang lantas membuat keputusan untuk merebut dan menaklukkan wilayah lain di Asia dan Pasifik yang kaya akan sumber daya minyak dan sumber daya alam lainnya yang tidak dimiliki oleh Jepang. Dan pihak Jepang mengtahui bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Jepang untuk menginvasi negara-negara di wilayah Asia. Dengan begitu pemerintah Jepang menyatakan perang dengan Amerika Serikat adalah sesuatu yang tidak terelakkan lagi. Jepang kemudian membuat strategi, bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan Amerika Serikat adalah dengan melakukan serangan pendahuluan, yaitu menghancurkan Armada Pasifik Amerika Serikat di wilayah Pearl Harbor.

Kemudian Jepang melakukan persiapan matang, dan akhirnya memutuskan untuk melakukan serangan ke Pearl Harbor pada 7 Desember 1941. Dan setelah peristiwa ini, maka Jepang menyatakan perang kepada Amerika Serikat dan memulai kampanye militernya di wilayah Asia-Pasifik Raya. Dan Serangan Amerika Serikat juga mengawali keterlibatannya dalam Perang Pasifik.

9 Alasan Jepang Melakukan Penyerangan Terhadap Pearl Harbor

  1. Presiden Roosevelt melarang semua ekspor besi, baja, dan minyak ke Jepang. Alasan embargo ini adalah invasi yang dilakukan Jepang ke China. Jepang kehilangan 90% dari pasokan minyak. Isolasi ekonomi melumpuhkan perekonomian dan militer mereka.
  2. Amerika belum memasuki Perang Dunia Kedua, karena mereka masih belum pulih dari depresi karena Perang Dunia Pertama. Meskipun begitu, Amerika masih memiliki armada angkatan laut terkuat. Dari perspektif itu, Jepang memiliki angkatan laut yang hampir sama kuatnya dengan angkatan laut Amerika. Jepang mengantisipasi perang angkatan laut besar-besaran dengan Amerika, karena itu Jepang memutuskan untuk bertindak terlebih dahulu dengan melakukan pengeboman Pearl Harbor.
  3. Jepang juga dispekulasi ingin menjadi negara dengan angkatan laut terkuat dan ingin menghancurkan saingan-saingannya, termasuk angkatan laut Amerika dan Inggris.
  4. Amerika Serikat ingin Jepang untuk mundur dari Indo-China Utara.
  5. AS menentang ekspansi Jepang dan tuntutan Jepang tidak tercapai dengan diplomasi.
  6. Jepang berhasrat memperluas kerajaan mereka dan harus membuat keputusan antara menyerah atau perang dengan Amerika Serikat.
  7. Jepang ingin AS menyetujui ekspansi mereka ke Asia.
  8. Pearl Harbor adalah rumah dari Armada Pasifik AS (U.S. Pacific Fleet). Jepang tidak ingin AS masuk dalam perang, karena saat itu Amerika Serikat memiliki angkatan laut terkuat. Mereka menyimpulkan bahwa jika Pacific Fleet dihancurkan, Amerika akan kehilangan semangat dan tidak akan ingin berperang.
  9. Jepang percaya mereka mampu mengalahkan Amerika Serikat. Mereka meyakinkan diri bahwa serangan yang berhasil dapat mematahkan semangat orang Amerika dan merusak stabilitas negara.

Setelah Peristiwa Penyerangan

“I fear all we have done is to awaken a sleeping giant and fill him with a terrible resolve.” Itulah yang dikhawatirkan Laksamana Isoroku Yamamoto, sang arsitek serangan. Dan akhrnya benar-benar terjadi. Presiden AS Franklin D. Roosevelt merespon serangan Jepang di Pearl Harbour dengan langsung menabuh genderang Perang. Selama empat tahun setelahnya, Jepang yang telah menguasai sebagian Asia, akhirnya berbalik menjadi bulan-bulanan militer AS.